Selain itu, air kelapa hijau juga dapat Anda konsumsi saat berolahraga sebagai sport drinks alami guna mencegah terjadinya dehidrasi
2. Meningkatkan stamina
Selain menghidrasi tubuh selama olahraga, air kelapa hijau juga dapat meningkatkan stamina. Hal ini didukung oleh sebuah penelitian yang menyatakan bahwa pesepeda yang mengonsumsi air kelapa hijau dapat bersepeda lebih lama daripada pesepeda yang minum air mineral. Selain itu, minum air kelapa hijau juga menurunkan risiko terjadinya dehidrasi .
Manfaat air kelapa hijau dalam meningkatkan stamina ini diperoleh berkat kandungan karbohidrat di dalamnya yang dapat digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan energi.
3. Menurunkan gula darah
Penelitian menunjukkan bahwa air kelapa mampu menurunkan gula darah dan mencegah komplikasi diabetes yakni retinopati diabetik. Manfaat ini diduga berasal dari kandungan kalium, magnesium, mangan, vitamin C, dan L-arginin yang mampu membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
Meski demikian, penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas air kelapa hijau dalam menurunkan gula darah masih diperlukan.
4. Menurunkan tekanan darah
Air kelapa hijau juga diduga mampu menurunkan dan mengontrol tekanan darah. Hal ini berkat kandungan kalium yang terbukti dapat menurunkan tekanan darah pada penderita darah tinggi (hipertensi).
Namun, manfaat air kelapa hijau untuk menurunkan tekanan darah juga masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
5. Meningkatkan daya tahan tubuh
Manfaat air kelapa hijau dalam meningkatkan daya tahan tubuh berasal dari kandungan vitamin C di dalamnya. Vitamin C berperan dalam menjaga daya tahan tubuh dan membantu pemulihan tubuh setelah sakit.
Di dalam tubuh, vitamin C akan meningkatkan dan mengoptimalkan fungsi sel darah putih dalam melawan infeksi, sekaligus melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
6. Menurunkan risiko terjadinya serangan jantung
Mengonsumsi air kelapa dapat membantu mencegah terjadinya sindrom metabolik. Ini adalah sekelompok kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung, maupun penyakit jantung lainnya. Sindrom metabolik ditandai dengan tekanan darah tinggi, peningkatan gula darah, serta kolesterol tinggi.