Gelar Aksi di Polda Metro Jaya, Tani Merdeka Indonesia Desak Polisi Tangkap Feri Amsari
Tani Merdeka Indonesia bersama Aliansi Masyarakat Petani juga mendesak aparat penegak hukum menindak dugaan penyebaran informasi yang dinilai merugikan publik. Mereka meminta kepolisian mengambil langkah hukum terhadap pihak yang dianggap menimbulkan keresahan.
Massa aksi menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk provokasi. Mereka khawatir narasi itu dapat memicu kegaduhan dan menurunkan kepercayaan terhadap sektor pangan.
Dalam orasinya, massa juga menyampaikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dukungan itu terkait upaya mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional.
Aliansi memaparkan data dari Badan Pangan Nasional. Data tersebut menunjukkan produksi beras Indonesia pada 2025 mencapai 34,71 juta ton. Angka itu meningkat 13,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan produksi tersebut menghasilkan surplus beras sekitar 3,52 juta ton. Kondisi ini membuat Indonesia tidak melakukan impor beras konsumsi sepanjang 2025.
Cadangan beras juga meningkat. Stok di Perum Bulog tercatat mencapai 3,24 juta ton pada akhir tahun. Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam sejarah.
“Ini bukan sekadar klaim. Ini fakta di lapangan. Produksi meningkat, stok tersedia, dan masyarakat bisa mengakses pangan dengan baik,” kata Aiman.