IDN: Skema Koperasi Merah Putih Dorong Transformasi Dana Desa ke Ekonomi Produktif

February 20, 2026 - 14:14
ilustrasi by detikmerdeka
1 dari 3 halaman

 

Jakarta — Rencana pemerintah mengintegrasikan pengelolaan Dana Desa melalui skema Koperasi Merah Putih menuai beragam tanggapan publik. Sebagian pihak mengkhawatirkan potensi pergeseran fungsi dana desa, namun kalangan analis kebijakan justru melihat program ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat akuntabilitas dan dampak ekonomi di tingkat desa.

Direktur Kajian Strategis IDN (Indeks Data Nasional), Ayip Tayana, menilai kebijakan tersebut tidak tepat jika dipahami sebagai pengalihan fungsi Dana Desa. Menurutnya, pemerintah sedang berupaya menciptakan model pengelolaan yang lebih produktif dan terukur.

“Narasi bahwa Dana Desa akan ‘ditarik’ atau dialihkan tidak tepat. Yang terjadi justru penguatan mekanisme agar dana itu tidak hanya habis untuk belanja rutin, tetapi menghasilkan multiplier effect ekonomi,” ujar Ayip dalam keterangan tertulis, Jumat.

Dorong Produktivitas, Bukan Sekadar Penyerapan Anggaran

Ayip menjelaskan, selama satu dekade terakhir, Dana Desa terbukti berhasil mempercepat pembangunan infrastruktur dasar. Namun, tantangan baru yang muncul adalah bagaimana mendorong dana tersebut agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Menurut data kajian IDN, sebagian besar Dana Desa masih terserap pada proyek fisik jangka pendek. Sementara itu, program berbasis ekonomi produktif dinilai masih belum optimal.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.