IHSG Ambles 2,08%! Outlook RI Jadi Negatif, Pasar Saham Tertekan

February 6, 2026 - 19:41
Ilustrasi - Pasar Modal
2 dari 3 halaman

Ia menambahkan, volatilitas pasar belum mengubah pandangan S&P Global Ratings yang masih mempertahankan outlook stabil terhadap Indonesia. Namun, risiko fiskal tetap menjadi perhatian investor.

Dari sisi fundamental domestik, pasar juga mencermati penurunan cadangan devisa Indonesia menjadi USD 154,6 miliar pada Januari 2026 dari sebelumnya USD 156,5 miliar pada Desember 2025. Penurunan dipicu pembayaran utang luar negeri pemerintah serta langkah stabilisasi rupiah oleh Bank Indonesia.

Selain itu, perlambatan sektor properti turut menjadi sinyal kehati-hatian. Indeks harga properti hanya tumbuh 0,83% (yoy) pada kuartal IV-2025, nyaris stagnan dari kuartal sebelumnya 0,84% (yoy) dan menjadi yang paling lambat sejak 2023.

Ke depan, pelaku pasar akan menanti rilis sejumlah data ekonomi domestik sebagai penentu arah IHSG berikutnya.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.