Ancaman Global hingga Strategi CPO, Amran: Indonesia Punya Kartu As di Pasar Dunia

March 30, 2026 - 22:56
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (doc. setpres RI)
1 dari 3 halaman

 

Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan posisi strategis Indonesia dalam peta ekonomi global, khususnya melalui komoditas crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit.

Dalam pernyataannya, Amran menyoroti dinamika geopolitik dunia, termasuk potensi penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang kerap menjadi perhatian global karena jalur tersebut merupakan salah satu titik vital distribusi minyak dunia.

Namun menurutnya, Indonesia juga memiliki kekuatan yang tak kalah besar.

“Kalau Iran bisa menutup Selat Hormuz, kita bisa tutup yang lebih besar, yaitu CPO. Kita yang menguasai pasar dunia,” ujar Amran.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia merupakan pemain utama dalam industri sawit global. Berbeda dengan minyak bumi yang distribusinya bergantung pada jalur strategis seperti Selat Hormuz, sawit Indonesia memiliki pengaruh langsung terhadap berbagai sektor industri dunia.

CPO: Komoditas Strategis yang Sering Diremehkan

Amran menekankan bahwa CPO bukan sekadar bahan baku minyak goreng, melainkan komoditas turunan yang sangat luas penggunaannya, mulai dari pangan hingga industri kecantikan.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.