DEKTIKMERDEKA.COM - Aksi perusakan terhadap atribut kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh nomor urut 2, Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fad), terjadi di Kabupaten Pidie.
Baliho dan spanduk yang menampilkan Mualem-Dek Fadh dan pasangan calon bupati Pidie Sarjani-Al Zaizi tersebut ditemukan rusak di dua lokasi, yakni Desa Menasah Perlak dan Desa Meunasah Mee, Kecamatan Mutiara Barat, Pidie.
Perusakan ini diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pendukung pasangan Mualem-Fadhlullah.
Ketua DPD Tani Merdeka Pidie, Sabirin, menyampaikan rasa kecewa dan mengutuk keras tindakan perusakan ini. Menurutnya, tindakan semacam ini tidak hanya merusak atribut kampanye, tetapi juga mencederai proses demokrasi yang seharusnya berjalan damai dan adil.
"Saya sangat menyesalkan adanya perusakan terhadap baliho dan spanduk pasangan Mualem-Fadhlullah di Pidie. Ini bukan sekadar merusak benda fisik, tetapi juga melanggar prinsip demokrasi. Pilkada seharusnya menjadi ajang kompetisi yang sehat, bukan diwarnai dengan tindakan intimidasi dan kekerasan," kata Sabirin, Rabu, 9 Oktober 2024.
Sabirin juga meminta kepada Panwaslih dan kepolisian untuk segera turun tangan mengusut kasus ini. Ia berharap para pelaku perusakan dapat segera ditindak sesuai hukum yang berlaku.