Jangan Abai, Kenali Kanker Ovarium Lewat 10 Hal Ini

July 26, 2023 - 08:34
Foto : Model (Dok.Istimewa)
3 dari 3 halaman

Saat ini, terapi yang paling umum untuk kanker ovarium adalah operasi dan kemoterapi. Menurut Apt. Yovita Diane Titisari, M.Sc,Apoteker Klinis, dalam pengobatan kanker, kepatuhan menjadi hal utama dalam proses pemulihan yang perlu dilakukan secara konsisten.

“Penting bagi pasien kanker ovarium untuk patuh dalam menjalani pengobatan dan mengikuti instruksi dokter agar penyakit tidak semakin parah dan pemulihan lagi. Pasien yang patuh dalam menjalani terapi menunjukkan kualitas hidup yang baik, sedangkan pasien yang tidak patuh menunjukkan hal yang sebaliknya,” ungkap Yovita. 

Menurut Yovita ada banyak faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien, salah satunya adalah komunikasi yang baik antara pasien dan penyedia layanan kesehatan, serta dukungan dari keluarga atau pemberi perawatan .

Selain itu, pasien kanker ovarium juga membutuhkan dukungan emosional yang dapat mendorong mereka untuk lebih patuh pada jadwal pengobatan yang sesuai. Dalam hal ini, peran aktif dan komunitas kreatif dalam rangkaian pencegahan, diagnosa serta proses pengobatan sangatlah penting.

“Tahap awal ketika seseorang mendapat diagnosa kanker ovarium tentulah mengalami gelisah, galau, sedih sampai terasa hidup ini segera akan berakhir, sehingga dukungan emosional sangat dibutuhkan supaya pasien dapat mengatasi gangguan psikologis dengan cepat. Jika ada pasien yang mendapat diagnosis kanker ovarium, CISC yang berdiri sejak tahun 2003 sebagai wadah informasi dan dukungan bagi para pasien dan keluarganya, siap memberikan dukungan agar pasien kanker ovarium di Indonesia dapat menjalani pengobatan yang bermutu dan tepat waktu,” tutup Aryanthi Baramuli Putri, SH., MH, Ketua Umum CISC.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.