Politik Stabilitas Harga Bahan Pokok
DETIKMERDEKA.COM- Kecenderungan Presiden Joko Widodo mengunjungi pasar tradisional patut diapresiasi. Sikap Presiden sedemikian secara tidak langsung mengingatkan kita untuk tetap memperhatikan segala sesuatu yang terjadi di pasar tradisional di seluruh Indonesia
Meskipun Presiden Joko Widodo telah menjadi tauladan karena seringnya mengunjungi pasar tradisional, tetapi tantangan untuk selalu berpihak kepada kepentingan pasar tradisional masih saja terasa berat akhir-akhir ini
Perhatikan saja misalnya fenomena MinyaKita yang sempat melampaui harga yang telah ditentukan (HET). Sebab, sejatinya MinyaKita digunakan untuk mengintervensi pasar yang agar dapat menyesuaikan dengan tingkat daya beli rakyat Indonesia
Demikian halnya dengan beras impor yang sejatinya untuk menunjang stabilisasi kebutuhan di pasar, termasuk pasar tradisional. Lagi-lagi dengan berbagai temuan heboh saat ini masih saja beras impor dioplos dan dikemas merek lain oleh orang yang tidak bertanggung jawab, yang kemudian dipasarkan secara ilegal ke negara negara Indonesia
Melalui tantangan perberasan atau terkait pangan lainnya, pada posisi ini pula kita patut terus memberi dukungan kepada lembaga pemerintah terkait, apakah itu Kementerian Perdagangan RI, Perum Bulog, Bapanas yang akhir-akhir ini gencar melakukan operasi pasar serta berusaha sedang menguaraikan benang kusut terkait tata kelola pangan atau kebutuhan bahan pokok di Indonesia