Israel Umumkan Perluasan Pemukiman Ilegal, Legislator Nilai Respon Barat Masih Setengah Hati
“Barat tidak mengutuk tindakan itu. Mereka lebih memilih diksi ‘mengecam’ dan diksi ‘sangat terganggu’. Padahal kita tidak cukup mengecam dan merasa terganggu. Kita harus mengutuk sekeras-kerasnya. Saya melihat respon Barat itu setengah hati dan tidak serius,” ujar Fadli, seperti dikutip dari laman resmi Fraksi Gerindra, Jumat (17/2/2023).
Lebih lanjut, Legislator Komisi I DPR RI itu mendesak komunitas global, termasuk mereka yang memiliki hak veto, secepatnya mengambil langkah konkrit untuk menghentikan berbagai pelanggaran mencolok Israel termasuk pembangunan pemukiman Israel di Tepi Barat.
“Kutukan komunitas global atas pemukiman illegal Israel harus diwujudkan dalam aksi nyata. Barat terutama yang memiliki veto harus membuktikan kecaman mereka atas Israel dengan mengadopsi resolusi aksi nyata Dewan Keamanan PBB. Jika hal itu tidak dilakukan, masa depan perdamaian Palestina dan Israel dipastikan suram,” desaknya.
Pada sisi lain, legislator yang juga Wakil Presiden the League of Parliamentarians for Al Quds mengingatkan banyak risiko jika berbagai pelanggaran Israel terus dibiarkan komunitas global. Menurutnya, banyak hal yang dipertaruhkan jika Israel terus melanggar dan dibiarkan.