DETIKMERDEKA - Kekacauan meluas di Meksiko sejak Minggu, 22 Februari 2026, menyusul penangkapan gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho. Ia dikenal sebagai pemimpin kartel Jalisco New Generation Cartel (CJNG), salah satu organisasi kriminal paling berpengaruh dan brutal di negara itu.
Penangkapan El Mencho memicu gelombang serangan balasan dari kelompoknya. Anggota CJNG dilaporkan melakukan perusakan properti, membakar kendaraan, serta memblokade jalan di sejumlah wilayah, terutama di Negara Bagian Jalisco. Situasi tersebut membuat aparat keamanan siaga penuh dan warga diliputi ketakutan.
Menteri Keamanan Meksiko, Omar García Harfuch, mengecam keras aksi tersebut. “Pasca upaya penahanan El Mencho, terjadi 27 serangan terhadap aparat yang merupakan tindakan pengecut. Di Negara Bagian Jalisco saja, enam serangan dilaporkan menewaskan 25 anggota Garda Nasional, seorang petugas pengawal, serta satu personel Kejaksaan Negara Bagian,” ujar Harfuch, seperti dikutip Antara.
Laporan Associated Press menyebutkan, lebih dari 70 orang tewas dalam rangkaian bentrokan tersebut. Sementara itu, data Kementerian Pertahanan Meksiko mencatat sedikitnya 25 anggota Garda Nasional gugur selama kerusuhan berlangsung. Di pihak kartel, sekitar 20 tersangka anggota CJNG dilaporkan tewas dalam operasi di Jalisco.