2 dari 3 halaman
“Sengaja datang dari Bogor untuk ngabuburit di sini, karena masjid ini terbesar di Indonesia jadi penasaran untuk ngerasain ngabuburit sambil nunggu buka puasa di Istiqlal,” ujarnya.
Selain itu Lastri dari Palembang punya rutinitas berbeda. Ia selalu meluangkan waktu tiga hingga lima hari di Jakarta untuk tarawih di Istiqlal.
“Setiap tahun sudah jadi rutinitas, tiga hari atau lima hari menyempatkan waktu untuk ke Jakarta dan salat tarawih di sini,” katanya.
Baginya, suasana tarawih di masjid ini terasa khusyuk dan penuh kekhidmatan.
Menjelang pukul 17.30 WIB, suasana semakin padat. Tenant makanan dipenuhi pembeli. Pengunjung duduk berkelompok, sebagian sibuk mengantre takjil.