Di Washington, Harapan untuk Gaza: Diplomasi Indonesia dalam Panggung Board of Peace

February 16, 2026 - 19:08
Donald Trump dan Prabowo Subianto dalam Board of Peace
1 dari 2 halaman

Pada pagi musim dingin di Washington, D.C., 19 Februari 2026, sebuah agenda diplomasi yang menyedot perhatian dunia digelar di Donald J. Trump Institute of Peace. Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) menjadi panggung pertemuan 21 negara yang sebelumnya telah meneken Piagam BoP di sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pada 22 Januari lalu.

Dalam pernyataan yang dikutip melalui akun Truth Social, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar forum simbolik. Ia menyebut, negara-negara anggota telah menjanjikan lebih dari US$5 miliar untuk upaya kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza. “Kami akan mengumumkan bahwa negara-negara anggota telah menjanjikan lebih dari US$5 miliar untuk upaya kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza,” tulisnya.

Komitmen tersebut menandai arah baru konsolidasi diplomasi multilateral yang berfokus pada stabilitas kawasan Timur Tengah. Setelah 21 negara menandatangani piagam di Davos, Israel menyusul bergabung pada 11 Februari 2026. Kehadiran Israel memperluas legitimasi politik forum ini, sekaligus memberi dimensi strategis dalam pembahasan rekonstruksi Gaza.

Indonesia termasuk di antara negara penandatangan awal. Selain Indonesia, negara-negara seperti Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Bulgaria, El Salvador, Hungaria, Yordania, Kazakhstan, Kosovo, Mongolia, Maroko, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, dan Uzbekistan tercatat dalam piagam tersebut.

Sebagai anggota BoP, Indonesia memastikan partisipasi pada KTT tersebut. Presiden Prabowo Subianto bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 16 Februari 2026, menuju Washington, D.C. Ia didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.