Saat ini Spurs terdampar di posisi ke-16 klasemen sementara dengan 29 poin dari 26 laga, hanya terpaut lima angka dari zona degradasi. Berdasarkan catatan Opta, Frank hanya meraih rata-rata 1,12 poin per laga terendah di antara manajer Spurs yang memimpin lebih dari lima pertandingan liga.
Sebelum pemecatan ini, Frank memang menjadi kandidat terkuat manajer berikutnya yang dipecat, menurut laporan Football Insider. Ia mengungguli nama-nama seperti Scott Parker (Burnley), Sean Dyche (Nottingham Forest), Eddie Howe (Newcastle United), Oliver Glasner (Crystal Palace), hingga Arne Slot (Liverpool).
Thomas Frank menjadi manajer ketujuh yang kehilangan pekerjaannya di Premier League musim ini. Ia menyusul Nuno Espirito Santo (Nottingham Forest), Graham Potter (West Ham United), Ange Postecoglou (Nottingham Forest), Vitor Pereira (Wolverhampton Wanderers), Enzo Maresca (Chelsea), dan terbaru Ruben Amorim (Manchester United).
Kini Tottenham harus bergerak cepat mencari pengganti demi menyelamatkan musim mereka dari ancaman degradasi.