Pentingnya Sikap Kritis dan Bijak Merespon Gelombang Digitalisasi

December 23, 2025 - 12:02
Digitalisasi - Ilustrasi
2 dari 3 halaman

Selain itu, digitalisasi telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dan berkompetisi. Tidak semua orang siap menghadapi kompleksitas informasi digital yang terus berkembang. 

“Kemampuan menilai informasi, memahami konteks, dan mengevaluasi kebenaran menjadi kompetensi penting. Tanpa kemampuan ini, digitalisasi hanya menghasilkan aktivitas konsumsi informasi tanpa pemahaman,” Sukmawati et al. (2022)

Dengan kata lain, teknologi yang canggih pun tidak berarti bermanfaat jika penggunaannya tidak disertai refleksi kritis.
Isi
Apa yang dimaksud dengan digitalisasi tanpa refleksi adalah penggunaan teknologi tanpa evaluasi kritis terhadap dampak dan kebenaran informasi. Kondisi ini membuat manusia lebih mudah terpengaruh konten yang bias atau menyesatkan. Wijanarka (2023) menekankan pentingnya berpikir kritis agar individu mampu menganalisis informasi secara logis dan rasional. 

Dengan berpikir logis, pengguna digital dapat membedakan fakta dari opini atau hoaks. Oleh karena itu, berpikir kritis menjadi alat utama dalam menghadapi arus informasi digital.

Siapa yang terdampak dari fenomena ini terutama generasi muda yang tumbuh di era digital dan disruptif. Mereka adalah pengguna aktif media sosial dan platform daring yang menyerap informasi secara masif. 

Wijanarka (2023) menegaskan bahwa generasi Z memerlukan keterampilan berpikir kritis agar mampu membuat keputusan berdasarkan analisis, bukan sekadar mengikuti tren. Tanpa kemampuan ini, mereka berisiko mengambil keputusan yang salah dalam pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan sosial. 

Di mana dan kapan krisis refleksi ini terjadi adalah di seluruh ruang digital yang kita akses setiap hari, mulai dari sekolah, kampus, hingga media sosial. Mengapa hal ini penting karena digitalisasi terjadi dengan cepat dan hampir tanpa batas. Bagaimana cara mengatasinya adalah dengan membiasakan diri melakukan evaluasi informasi, mempertanyakan asumsi, dan menggunakan logika dalam mengambil keputusan. 

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.