DETIKMERDEKA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan kondisi pangan Indonesia saat ini makin baik. Saat meninjau Pasar Palembang Jaya Km 5, Sumatera Selatan, ia melihat harga sejumlah bahan pokok utama sudah stabil bahkan ada yang turun. Inflasi juga menurun, dari 2,37 persen menjadi 2,31 persen.
“Kami pantau bersama Pak Mendagri, kami kolaborasi untuk menstabilkan harga. Yang terjadi adalah inflasi turun 2,37 menjadi 2,31. Ini jadi salah satu indikasi bahwa pangan kita sudah mulai stabil,” kata Amran, dikutip dari situs resmi Kementerian Pertanian, pada Senin 8 September 2025.
Pemerintah terus berusaha menjaga harga beras dan memastikan stok cukup. Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai daerah. Beras SPHP disalurkan dengan harga lebih murah agar masyarakat mudah mendapatkannya.
”Kita juga lakukan operasi pasar besar-besaran, kita siapkan 1,3 juta ton. Dan bahan pokok yang dijual GPM harganya lebih terjangkau bagi masyarakat. Ini terus kita dorong,” ujarnya.
Amran juga menyebutkan produksi beras dalam negeri meningkat. Data BPS mencatat produksi naik lebih dari 3 juta ton dibanding tahun lalu. FAO memperkirakan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton.