Dengan begitu, mengonsumsi sukun bisa menghindarkan kamu dari berbagai penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung, stroke dan lain-lain.
2. Mencegah dan mengontrol diabetes
Buah ini bisa menjadi pilihan makanan yang baik untuk pengidap diabetes. Ini karena buah tersebut kaya serat makanan dan protein, serta memiliki indeks glikemik yang rendah.
Sebuah penelitian menunjukkan, tepung sukun berkhasiat mengontrol kadar gula darah. Serat melewati saluran pencernaan secara perlahan. Akibatnya, makanan membutuhkan waktu untuk dicerna. Dengan begitu, kadar glukosa darah tidak akan melonjak setelah makan.
3. Melancarkan pencernaan
Serat makanan dalam buah tersebut juga bisa membantu dalam meningkatkan pergerakan usus.
Nutrisi tersebut menyerap air di usus dan melunakkan tinja. Alhasil, feses keluar dengan lancar.
Itulah mengapa mengonsumsi makanan kaya serat, seperti sukun, bisa mencegah sembelit dan gangguan pencernaan.
Selain itu, buah yang penampilannya mirip nangka ini juga berkhasiat meningkatkan kesehatan usus dengan menumbuhkan bakteri baik dalam tubuh.
4. Meredakan nyeri sendi dan otot
Sukun merupakan sumber yang kaya senyawa fenolik, seperti stilbenoid, flavonoid, coumarin, dan xanthones.
Penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga bisa membantu dalam pengobatan rematik dan nyeri otot.