Pengadilan Netizen untuk Para Pejabat

May 7, 2023 - 17:29
Foto : Setelah Viral, Presiden Jokowi mengunjungi langsung kawasan infrastruktur rusak di Provinsi Lampung (Dok.Istimewa)
2 dari 3 halaman

Pemaknaan pengadilan netizen ini memang tidak seperti makna pengadilan negeri sesuai KBBI yang barangkali dapat dianggap lamban dalam menyelesaikan perkara-peraka tertentu sebelum sampai diviralkan. 

Namun demikian pengadilan netizen barangkali memiliki semangat yang sama untuk menciptakan keadilan bagi rakyat tanpa menemupuh waktu yang lama dan drama persidangan yang berlarut-larut. 

Masyarakat yang sekaligus disebut sebagai warganet langsung turun tangan untuk menampilkan wajah keadilan di republik ini. Bahkan tanpa berlebihan rasanya jika mengatakan bahwa tanpa viral, barangkali proses keadilan berjalan dengan lamban. 

Seiring dengan perkembangan dan canggihnya mesin teknologi, serta disrupsi yang sangat cepat oleh pelaku kreasi media hingga pabrik pers, potensi pengadilan netizen akan semakin kuat. 

Pada posisi ini sejatinya rakyat telah memiliki perangkat politik kewargaannya secara personal dalam menyampaikan aspirasi politik dan hukumnya meskipun hasrat kebebasan pers tampak semakin suram hari ini. 

Yang unik dari pengadilan netizen ini bukan saja pejabat struktural pemerintahan yang ketahuan melanggar hukum, tetapi juga para oknum TNI/Polri yang viral berbuat serong pun terkena dampaknya. 

Mungkin fenomena inilah yang disebut sebagai demokratisasi medsos dimana kenderaan politik rakyat tidak hanya berpatokan pada lembaga civil society, tidak hanya pada organisasi mahasiswa, keagamaan atau pemuda dan kemasyarakatan. Tetapi kenderaan politik tersebut juga dapat dimulai melalui diri sendiri melalui ketikan jari dan dipublikasi melaui akun akun medsos pribadi.  

Untuk mengukur dampaknya dapat dicermati pada persoalan di Lampung. Tanpa ada lembaga Civil Society yang memulai untuk menyorot insfrastuktur di Lampung, justru dengan daya viral medsos seseorang telah dapat menyeret Presiden Joko Widodo beserta menterinya untuk turun ke Lampung dalam rangka menyaksikan secara langsung sesuai konten yang viral.

Ini adalah fakta yang tidak bisa dibantah ketika kata viral secara tidak langsung telah menjadi magnet bagi kekuasaan hari ini.  

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.