Fadli Zon Soroti Penyerangan Tentara Israel Di Masjid Al Aqsa, Tidak Cukup Dikutuk
"Jadi, serangan brutal Israel di setiap Ramadan dengan target jemaah Al-Aqsa jelas-jelas disengaja. Mereka sangat berniat menodai kesucian Al-Aqsa dan Ramadan. Ini tidak cukup dikutuk keras. Israel harus ditindak keras secepatnya,” sambungnya
Anggota Komisi I DPR itu menyayangkan sikap PBB, terutama Dewan Keamanan yang terkesan abai dalam peristiwa yang hampir terjadi pada setiap tahunnya.
PBB terutama Dewan Keamanan seperti tidak belajar dari Bulan Ramadan sebelumnya. Seharusnya PBB sigap dan antisipatif. PBB gagap dan lamban. Jika diperlukan, Dewan Keamanan bisa menurunkan pasukan perdamaian di Al-Aqsa di setiap Ramadan,” tegasnya
Fadli menambahkan, dengan penyerangan tersebut, Israel bertujuan untuk merobohkan masjid Al-Aqsa dan menggantikannya dengan bangunan lain seperti kejadian yang pernah terjadi diwaktu yang lampau.
“Israel ingin meruntuhkan Al-Aqsa dan menggantinya dengan Temple Mount. Ini pernah sudah terjadi pada Masjid Ibrahimi di Hebron, di mana setengah dari masjid diubah menjadi Sinagog setelah tahun 1967,” tandasnya.