Dampak Turunnya Tingkat Kunjungan dan Nilai Transaksi di Pasar Rakyat, Mulai Terlihat, 30% - 50% Kios Tutup
Dampak Turunnya Tingkat Kunjungan dan Nilai Transaksi di Pasar Rakyat, Mulai Terlihat, 30% - 50% Kios Tutup
DETIKMERDEKA.COM- Menurunnya tingkat Kunjungan, volume dan nilai transaksi di Pasar pasar rakyat mulai terlihat dampaknya. Beberapa kios bahan pokok di Pasar Pertokoan Kota Subang mulai tutup alias tidak ada kegiatan perdagangan lagi.
Kondisi demikian sangat merisaukan masyarakat dan menjadi perhatian DPW APPSI Jawa Barat yang sejak beberapa bulan lalu sudah mengangkat ini ke permukaan agar memperoleh perhatian semua pihak, khususnya para stake holdres perdagangan dan Pemerintah Republik Indonesia
Dari laporan Komisariat APPSI Pasar Pertokoan Subang Haji Ade menjelaskan, bahwa kondisi sepinya pengunjung sudah berlangsung hampir 5 bulan. “ Tetapi belum ada perhatian, apalagi tanda tanda pemerintah daerah melakukan upaga nyata menolong para pedagang agar bisa bangkit dari sepinya pembeli,” ujar Haji Ade, salah satu Pedagang, kepada wartawan, Selasa (14/2/23)
Sementara H Nandang Sudrajat selaku Ketua DPW APPSI Jawa Barat dan juga sebagai Sekjen DPP PAPERA mengakui, bahwa dampak dari rendahnya nilai transaksi di dalam pasar rakyat, mulai terlihat banyaknya kios kios yang tutup dengan jumlah antara 30% sampai 50%, dari kios yang ada.