Pernyataan Feri Amsari Dinilai Menyesatkan Publik, Data Produksi Beras Jadi Rujukan
“Kenaikan produksi ini merupakan hasil kerja sistematis yang bisa dihitung secara terbuka, terutama dari peningkatan indeks pertanaman melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian,” ujarnya.
Ia menjelaskan luas panen meningkat sekitar 1,3 juta hektare atau 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menjadi salah satu indikator peningkatan produksi.
Sejumlah program pemerintah turut berkontribusi. Program pompanisasi mencakup sekitar 1,1 juta hektare lahan. Program ini mendorong peningkatan indeks pertanaman.
Optimalisasi lahan rawa juga memberi dampak signifikan. Sekitar 800 ribu hektare lahan kembali dimanfaatkan di berbagai wilayah.
Program cetak sawah baru menambah luas lahan produksi sekitar 50 ribu hektare. Program ini dinilai penting untuk memperkuat produksi dalam jangka panjang.
Perhitungan menunjukkan tambahan produksi dari berbagai program tersebut bisa mencapai sekitar 10,7 juta ton gabah. Dengan pendekatan realistis, realisasi produksi diperkirakan sekitar 8,58 juta ton gabah atau setara 4,55 juta ton beras.