Menurut Sugiono, pertemuan antara kedua pemimpin negara ini memiliki arti penting di tengah dinamika global yang terus berkembang. Sejumlah isu utama yang akan dibahas meliputi geopolitik internasional serta kondisi energi dunia.
"Beliau akan bertemu dengan Presiden Putin dan juga akan membahas mengenai geopolitik dunia dan juga pasti membahas tentang situasi energi. Saya kira itu saja," jelasnya.
Rencana pertemuan ini sebelumnya juga telah disorot oleh kantor berita Rusia TASS yang melaporkan bahwa pemerintah Rusia tengah mempersiapkan agenda komunikasi antara kedua kepala negara.
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, turut mengonfirmasi adanya persiapan tersebut, meski belum mengungkap jadwal pasti pelaksanaannya.