Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik, Presiden Prabowo: "The Giant is Waking Up!"
Sebagai bagian dari langkah efisiensi, Presiden menginstruksikan penutupan 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PLN. Langkah ini diprediksi akan menghemat impor BBM hingga 200.000 barel per hari atau sekitar 20% dari total impor saat ini. "Dua tiga tahun lagi, kita targetkan tidak perlu impor BBM sama sekali. Kita akan kuat dan mandiri," tambahnya.
Dukungan Produk Dalam Negeri dan TKDN Presiden memberikan apresiasi tinggi kepada VKTR yang telah memulai produksi bus dan truk listrik dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40%, yang ditargetkan meningkat hingga 80% pada tahun 2028. Beliau juga membocorkan rencana pemerintah untuk mulai memproduksi mobil sedan listrik nasional secara massal pada tahun 2028.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Presiden memberikan instruksi tegas kepada para Gubernur, jajaran Pemda, hingga TNI untuk memprioritaskan pembelian kendaraan produksi dalam negeri. "Mensekneg, catat itu. Gubernur-gubernur yang tidak pesan produk dalam negeri, terutama bus dan truk listrik ini. Kita harus bangga dan menggunakan produk bangsa sendiri," ujar Presiden disambut tepuk tangan hadirin.
Optimisme Bangsa Menutup pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan pesan optimistis bagi generasi muda Indonesia. Beliau menepis pandangan pesimis mengenai masa depan Indonesia dan menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional sedang berada pada jalur yang sangat positif.