“Saya Presiden Republik Indonesia, atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa almarhum, nama Try Sutrisno, jabatan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 periode tahun 1993-1998, Panglima ABRI periode 1988-1993, putra dari Bapak Subandi almarhum,” ujar Presiden.
“Semoga jalan darmabakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semuanya dan arwahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Besar,” imbuhnya.
Jenazah kemudian diturunkan ke liang lahad dengan penghormatan militer di tengah rintik hujan yang menyelimuti prosesi. Setelahnya, pihak keluarga menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Secara simbolis, Presiden Prabowo memulai penimbunan liang lahad sebelum prosesi dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Presiden dan keluarga almarhum.