Selama Tanggap Darurat, Kemenag Salurkan Rp19,3 M untuk Pemulihan Fasilitas di Aceh

Khairul merincikan, Rp1,3 miliar disalurkan ke sejumlah Kantor Kemenag kabupaten/kota terdampak untuk kebutuhan darurat, seperti logistik awal, operasional lapangan, pembersihan, serta bantuan langsung kepada masyarakat dan satuan kerja.
Kemudian Rp244,5 juta digunakan untuk bantuan kebutuhan pokok korban bencana, Rp71 juta untuk pengadaan laptop, printer dan perangkat komunikasi serta internet satelit Starlink, Rp172,3 juta untuk operasional relawan, kerja bakti sarana prasarana madrasah dan posko, serta Rp15,8 juta untuk biaya transportasi dan distribusi bantuan.
"Kita salurkan berdasarkan laporan kebutuhan dari daerah dan hasil koordinasi dengan tim penanganan bencana," kata Khairul.
Selain itu, Kemenag juga menyalurkan bantuan sosial kepada mahasiswa terdampak bencana dalam bentuk uang tunai melalui Rekening Islamic Trust Fund Infag. Total dana sebesar Rp2,35 miliar disalurkan kepada 11.772 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dan Swasta, masing-masing sebesar 200 ribu rupiah per mahasiswa.
Selain uang, Kanwil Kemenag Aceh juga memfasilitasi penyaluran bantuan dalam bentuk barang kepada 169 madrasah negeri dan 5 ribu Al-Qur'an ke Kabupaten/Kota.
"Ada tenda darurat, genset, pompa air, sekop, cangkul, alat pel, meja, kursi atau laptop. Beda-beda, tidak sama semua madrasah," katanya.