“Area ekosistem yang dirintis oleh Bapak Kapolda Metro Jaya sejak 15 September 2025 melalui kerja sama pinjam pakai lahan terdiri dari budidaya ikan, udang, ayam petelur, dan ternak kambing. Di lokasi seluas 49 hektare, hari ini dilaksanakan panen raya ikan nila dan bandeng 108 ribu ekor, 600 ribu ekor udang windu dan vaname, 1.000 ayam telur, dan 100 ekor kambing yang akan kami distribusikan ke 57 SPPG Polda Metro Jaya,” ujar perwakilan Polda Metro Jaya.
Menjangkau Wilayah 3T
Dari Indonesia timur, Wakapolda Papua Barat melaporkan pembangunan delapan SPPG, termasuk enam unit di wilayah terpencil dan 3T seperti Kampung Wamesa, Kabupaten Kaimana.
Distribusi material pembangunan harus menempuh jalur darat dan laut dengan waktu tempuh 40–60 menit akibat tantangan geografis dan cuaca ekstrem.
“Kami semua mempersiapkan operasionalisasi SPPG 3T ini dengan mengurai rantai pasok dari sumber lokal seperti sayur mayur, ikan, daging rusa, dan buah, dan sebagian dari luar wilayah seperti Surabaya Bapak Presiden, antara lain beras, ayam, telur, dan susu. Mudah-mudahan SPPG di sini dapat berjalan dengan baik melayani seluruh masyarakat,” ujarnya.
Program ini juga dinantikan masyarakat, termasuk pelajar di wilayah tersebut.
“Terima kasih Bapak Presiden sudah bangun dapur MBG di kampung kami. Kami tunggu ya MBG-nya di sekolah kami SD YPK Betlehem, Wamesa, Kabupaten Kaimana. Terima kasih Bapak Presiden,” ujar para pelajar.