KKP Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu, Dorong Industri Budi Daya dan Ekonomi Daerah

February 12, 2026 - 15:08
images by KKP.go.id
1 dari 2 halaman

DETIKMERDEKA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi memulai pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat sektor perikanan budi daya nasional secara berkelanjutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu, menjelaskan bahwa kawasan ini dikembangkan dengan konsep Integrated Shrimp Farming (ISF) yang mencakup pembangunan fasilitas dari hulu hingga hilir. Infrastruktur yang disiapkan meliputi sistem intake air laut, tandon utama, kolam budidaya, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), fasilitas kawasan, penghijauan, hingga penyediaan mesin dan peralatan pendukung. Total area proyek mencapai sekitar 2.150 hektare dengan nilai investasi sekitar USD 500 juta atau setara Rp7,2 triliun.

Menurutnya, proyek ini dirancang sebagai model pengembangan tambak udang modern yang ramah lingkungan dan mampu bersaing di pasar global. Kawasan tersebut ditargetkan memiliki produktivitas hingga 55 ton per hektare per siklus, dengan potensi produksi mencapai sekitar 52.800 ton udang per tahun.

Selain meningkatkan produksi, pembangunan kawasan tambak terintegrasi ini juga difokuskan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal, penciptaan lapangan kerja, serta penerapan standar budidaya yang baik dan berkelanjutan. Pada tahap awal, proses konstruksi telah berjalan dengan dukungan puluhan alat berat dan melibatkan tenaga kerja lokal yang terus bertambah seiring progres pembangunan.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.