Nama Pendiri Thanksinsomnia Disorot Usai Utas Viral di X, Publik Diminta Tetap Objektif
Berdiri Bersama Korban, Tanpa Menggugurkan Praduga Tak Bersalah
Aktivis isu kekerasan seksual menegaskan bahwa stand with the victim bukan berarti menutup ruang verifikasi atau mengabaikan hak terduga pelaku. Prinsip tersebut justru menuntut dua hal berjalan bersamaan:
memberi dukungan dan perlindungan kepada korban, sekaligus memastikan proses hukum yang adil dan transparan.
Pengakuan di media sosial sering kali menjadi pintu awal bagi korban yang merasa sistem formal belum sepenuhnya aman atau berpihak. Namun, agar keadilan benar-benar tercapai, proses lanjutan di luar media sosial tetap krusial.
Kasus yang menyeret nama pendiri Thanksinsomnia ini kini berada di titik krusial. Publik menunggu klarifikasi resmi, langkah hukum, serta sikap institusional dari pihak terkait. Di tengah derasnya opini dan emosi di ruang digital, satu hal menjadi pelajaran bersama: empati tidak boleh menghapus akal sehat, dan kehati-hatian tidak boleh mematikan keberanian korban untuk bersuara.