Tinjau Lokasi Bencana di Pelabuhan Ratu, KSP Dorong Relokasi Warga Terdampak

January 30, 2026 - 17:40
1 dari 3 halaman

DETIK MERDEKA - Sukabumi — Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari meninjau langsung kondisi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Citarik, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Dalam kunjungan tersebut, KSP menekankan pentingnya penanganan permanen melalui relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan, guna menjamin keselamatan dan kepastian hunian.

Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk melihat secara langsung situasi pascabencana sekaligus memastikan langkah-langkah penanganan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Dalam kesempatan tersebut, Qodari berdialog dengan jajaran pemerintah daerah, perangkat desa, serta unsur kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Pada hari ini kita berkumpul bersama warga masyarakat untuk melihat langsung situasi dan kondisi di Desa Citarik, Kecamatan Pelabuhan Ratu, yang terdampak bencana pergerakan tanah. Bencana ini mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan, bahkan ada yang hilang sama sekali. Tadi saya sudah turun langsung ke lokasi dan melihat kondisi di lapangan,” ujar Qodari, Kamis (29/1/2026).

Qodari menjelaskan bahwa pergerakan tanah umumnya berkaitan dengan kondisi geologi dan perlu dipetakan secara serius, terutama untuk memastikan keselamatan warga yang tinggal di kawasan rawan bencana.

“Jika kita berbicara mengenai pergeseran atau pergerakan tanah, hal ini umumnya berkaitan dengan kondisi geologi. Berdasarkan perspektif BNPB, wilayah ini kemungkinan masuk dalam kategori zona merah. Oleh karena itu, pilihan penanganan yang bersifat permanen adalah relokasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Qodari menyampaikan adanya informasi mengenai ketersediaan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk relokasi warga. KSP akan menyampaikan kebutuhan tersebut kepada kementerian teknis terkait agar proses penanganan permanen dapat segera dipersiapkan.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.