Pemerintah Siapkan Insentif Rp 30 Juta untuk Dokter Spesialis di Daerah Terpencil

January 28, 2026 - 15:00
Ilustrasi
2 dari 3 halaman

Untuk mempercepat pemenuhan tenaga medis, pemerintah mendorong program fellowship dan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

“Kalau menunggu pendidikan normal bisa empat sampai delapan tahun. Maka kita percepat melalui fellowship satu tahun. Percuma kita kirim dokter spesialis kalau alatnya tidak ada. Jadi alat dan sumber daya manusia harus jalan bersamaan,” kata Budi.  

Kemenkes menekankan penempatan dokter spesialis harus dibarengi dengan ketersediaan alat kesehatan. Tanpa dukungan fasilitas, layanan tidak akan berjalan optimal.  

Kebijakan insentif ini menjadi bagian dari strategi pemerataan layanan kesehatan. Pemerintah berharap dokter spesialis tidak hanya terkonsentrasi di kota besar, tetapi juga hadir di wilayah terpencil.  

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.