Bukan Sekadar Teknologi,Transformasi Digital Butuh Mindset Lintas Generasi
A. Reverse Mentorship
Reverse Mentorship merupakan strategi yang mengolaborasikan antara Boomers, Milenial, dan Gen Z dalam suatu tim.
Misalnya, Milenial dan Gen Z menjadi mentor bagi Boomers dalam penguasaan alat-alat digital, karena biasanya kedua generasi ini butuh waktu yang agak lama dalam memahami penggunaan alat-alat digital.
Bisa juga sebaliknya, Boomers memberikan bimbingan kepada Milenial dan Gen Z tentang bagaimana cara menjalankan kepemimpinan dengan stabil sesuai dengan pengalaman mereka.
Dengan kolaborasi ini, perbedaan budaya lintas generasi dapat menghilangkan sekat hierarki yang kaku dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan saling mendukung.
B. Komunikasi Multisaluran
Pesan transformasi budaya harus disesuaikan dengan preferensi komunikasi tiap generasi, misalnya: Email dan Tatap Muka digunakan untuk memfasilitasi kebutuhan konfirmasi dan kenyamanan Boomers.
Konferensi Video dan Alat Manajemen Proyek sebagai akomodasi produktivitas Milenial. Semntara Pesan Instan dan Video Singkat digunakan untuk menangkap kecepatan informasi yang dibutuhkan Gen Z.
C. Pelatihan Agile yang Inklusif
Budaya kerja yang tangkas (agile) harus dimiliki oleh setiap perusahaan. Semua harus meningkatkan keterampilan agar tidak tertinggal oleh perubahan dan teknologi yang semakin maju.