Deklarasi Partai Gelora, Prabowo Subianto : Ya Kita Ingin Berkuasa Atas Ijin Rakyat
" Kalau kita terus memimpin hanya berjuang untuk kepentingan kelompok maka rusaklah dalam berpolitik itu," tandas Prabowo
" Saya telah bersumpah dan bekerja, berjuang hanya untuk dan atas nama rakyat Indonesia," tegas Prabowo
Memang akhir akhir ini, memang sarat dengan aroma pengkhianatan. " Saya dituduh pengkhianat lantaran saya bergabung dengan pak Jokowi kala itu," tutur Prabowo
" Tadinya, saya ditentang untuk bergabung oleh pengikut-pengikut saya sendiri. Saya dituduh pengkhianat. Akhir-akhir ini memang sarat aroma-aroma pengkhianatan,” kata Prabowo Subianto
Namun ucapannya itu tidak ditujukan kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang memutuskan hengkang dari KIM dan memilih beralih ke Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dan mendukung Anies Baswedan

Prabowo menyampaikan hal itu saat menceritakan momen dirinya bergabung ke Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, di mana Jokowi menjadi rivalnya saat Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.
" Saya harus menjelaskan, lama-lama mereka paham. Semakin Indonesia tidak bersatu, semakin kekuatan dunia ini senang,” ucap Prabowo