Jadi, kata Viva, karakter cawapres harus bisa memberikan insentif elektoral tambahan kepada calon presiden untuk memperbesar peluang memenangkan pilpres.
"Dengan elektabilitas Mas Erick Thohir yang tertinggi sebagai cawapres, maka akan menjadi modal sosial dan politik untuk menjadi salah satu figur yang menjadi prioritas untuk dipertimbangkan oleh seluruh calon presiden dari partai koalisi pemerintah, apakah itu Mas Ganjar Pranowo atau Pak Prabowo Subianto," jelas Viva.
"Jika tetap kompak, ya bersama PPP dalam satu pilihan yang sama. Jika dirasakan tidak bisa bersatu, maka minimal antara PAN dan Golkar tetap dalam satu pilihan yang sama," kata Viva.
Ia mengatakan, posisi PAN dalam pencalonan presiden akan diumumkan oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan sesuai Rakernas tahun 2020.