Prabowo Memiliki Kebesaran Hati dan Tak Mau Ada Perpecahan Antara Masyarakat

February 25, 2023 - 15:54
Prabowo bergabung dengan pemerintahan Jokowi, lantaran tak mau terjadi perpecahan antara masyarakat yang terus berkelanjutan dan kontraproduktif untuk Indonesia (Foto: Ist)
2 dari 3 halaman

Menurut Ferry, saat keputusan Ketua Umum Partai Gerindra (Prabowo Subianto) memilih  bergabung dengan pemerintahan dan kemudian menjadi Menteri Pertahanan RI Presiden Jokowi, adalah suatu keputusan yang berat dan harus diambil Prabowo.

Pasalnya, keputusan tersebut berkaitan erat dengan ketegangan masyarakat dan polarisasi politik yang semakin tajam. Prabowo, dengan kebesaran hatinya, tak ingin ada korban lagi karena dukungan kepada dirinya yang berlebihan.

“Menurut saya itu sebuah keputusan yang berat tentu, tapi Pak Prabowo ini punya kebesaran hati yang juga belum tentu kita punya, saya juga belum tentu bisa, mau menerima dan kemudian meredam ketegangan situasi yang pada saat itu punya potensi yang luar biasa untuk bisa terjadi kerusuhan,” kata Dewan Penasihat Inkoppas (Induk Koperasi Pedagang Pasar) 

“Beliau (Prabowo) menyampaikan bahwa sudah terlalu banyak korban yang ada dan berjatuhan, dan pada saat itu kita diminta untuk membubarkan diri, dan kemudian beliau akhirnya memutuskan untuk bertemu dengan Pak Jokowi,” imbuhnya.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.