Hari ini, politik Jokowi ibarat “Pukat Harimau” yang mampu menyeret semua hal yang masuk dalam radarnya, apakah itu lawan politiknya maupun sahabat politiknya. Sehingga Jokowi menjadi magnet politik 2024 bahkan juga akan berpeluang akan menjadi magnet politik pada pilpres selanjutnya
Penampakan kekuatan Jokowi sedemikianlah menjadikan Erick dapat tampil sebagai sosok yang terus dibicarakan oleh sahabat dan lawan politiknya Jokowi. Erick yang bukan saja dianggap kuat secara modal finansial politik tetapi ia juga tampak sedang mendapatkan dampak kekuatan politik dari Jokowi. Dalam konteks itu pula sungguh wajar ketika Erick terus memanfaatkan peluang politiknya untuk masuk dalam percaturan Cawapres hari ini
Jalan karpet merah politik yang terjadi pada Erick saat ini dapat dilihat atas berbagai prestasi politik yang telah diraih Erick, mulai dari menjadi ketua panitia pada kegiatan tertentu yang disenangi oleh Jokowi, hingga Erick menang sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tahun 2023. Sungguh tidak mungkin Erick yang bukan kader partai politik tiga besar saat ini telah mendapat sokongan politik kuat dari Jokowi
Relasi dan hasrat politik Jokowi dan Erick saat inilah yang belum begitu terlihat lebih dalam di seluruh lapisan masyarakat. Sehingga membaca hubungan politik antara Jokowi dan Erick mesti terus diperdalam dan dibuka ke ruang publik.
Tujuannya paling tidak dapat menjajdi alat pemicu cakrawala politik bagi publik, terutama bagi kalangan generasi muda atau milenial
Benar bahwa belum dapat kita pastikan apakah Erick akan menjadi Cawapres pada pilpres 2024. Belum pastinya tersebut tentunya masih menjadi misteri antara Jokowi dan Erick hari ini, bahkan bagi publik. Hari ini, disadari atau tidak, publik bahkan kalangan elite tersendiri tampak masih seperti meraba-raba dalam membaca politik endorse dari Jokowi sebagai presiden
Jokowi seperti sedang menampilkan teka-teki politik nasional, apakah itu memiliki maksud menitipkan kekuatan politik lanjutannya, ataukah sedang mengidentifikasi gelombang politik lawannya yang bergerak juga senyap-senyap seperti politik Jokowi itu sendiri
Pada posisi ini pula, tidak dapat dibantah adalah Erick merupakan bagian dari kekuatan politiknya Jokowi. Hal ini dianggap wajar bukan saja karena Erick sebagai orang yang bertugas membantu pemerintahannya presiden Jokowi, melainkan ada gejala pertalian dan konsolidasi politik jangka panjang antara Jokowi dan Erick