Nandang : Minyakita Langka, Kementerian Perdagangan Kembali Mengulang Kesalahan Yang Sama
Nandang : Minyakita Langka, Kementerian Perdagangan Kembali Mengulang Kesalahan Yang Sama
DETIKMERDEKA.COM- Minyak goreng merek MinyaKita telah mengalami kelangkaan hampir dua bulan, tapi pemerintah belum ada tanda tanda bisa menanggulanginya
Memang kelangkaan minyak goreng saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tetapi persoalannya yang langka saat ini adalah minyakita yang sangat dibutuhkan oleh masayarakat miskin dan UMKM. "Ini artinya, sama dengan semakin medegradasi kondisi rakyat miskin dan UMKM pada posisi semakin sulit. Rakyat daya belinya belum pulih, UMKM geliat usahanya juga masih belum pulih ke kondisi sebelum Covid," tegas Nandang dalam keterangannya kepada detikmerdeka, Rabu (8/2/23)
" Kami telah keliling dan turun ke beberapa Kabupaten Kota di Jawa Barat, dan beberapa pasar di daerah tersebut, di sebelah Barat Jabar ke Depok dan Kab Kota Bekasi, Priangan Timur Kota dan Kabupaten Tasik serta Garut, ke wilayah Imajakuning ke Pasar Sindang Kasih, Kota Bandung, Cimahi, dan hari ini ke Pasar Cikampek Karawang," imbuhnya
Dari hasil kunjungan di semua Pasar yang dikunjungi diketahui bahwa minyakita menjadi barang langka yang sulit diperoleh
" Sementara beras tetap berada pada level stabil tinggi. Di Pasar Cikampek ditemukan pasokan beras bulog bukan dilakukan langsung oleh Bulog, tetapi sudah melalui pihak ketiga, sehingga pedagang memperoleh harga belinya tinggi, yaitu Rp 10.400 per kg kemasan 50 kg. Padahal sebagaimana diketahui, harga jual beras operasi pasaran dari Bulog ditetapkan dengan harga eceran Rp 9.450 per kg," ujar Nandang
Memperoleh keluhan dari para pedagang tentang hal itu, Nandang yang turun ke Pasar Cikampek di dampingi oleh H Danu yang secara kebetulan sebagai anggota DPRD dari fraksi Gerindra, meminta kepadanya untuk membantu distribusi beras agar bisa langsung dari Bulog ke para pedagang di pasar pasar.
" H Danu berjanji akan membantu para pedagang agar bisa memperoleh pasokan langsung dari Bulog Karawang. Ini penting, karena dengan melakukan pasokan langsung berarti pula bisa membantu masyarakat memperoleh beras murah tapi berkualitas," bebernya
Selanjutnya, berkaitan dengan kelangkaan MinyaKita, Nandang mendesak Kemdag RI untuk segera mencari solusi agar minyak untuk rakyat miskin bisa dapat mudah diperoleh. " kalau terus tidak dapat menghadirkan solusi berati Kemendag RI mengulang kesalahan yang sama seperti tahun lalu," terang Nandang.