“Sebanyak 79,9 persen masyarakat merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo dan 91 persen menyatakan percaya. Ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat yang tidak memilih pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 kini mulai merasakan manfaat dari program-program pemerintah,” ujar Ayip Tayana saat dihubungi Detik Merdeka.
Ia menambahkan, “Tinggal sekitar 21 persen masyarakat yang perlu terus dibahagiakan dan 9 persen yang tingkat kepercayaannya masih perlu ditingkatkan.”
Sebagaimana diketahui, pada Pemilu Presiden 2024 pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka meraih sekitar 96.214.691 (58,6%) suara. Prabowo merajai 36 dari 38 provinsi di Indonesia. Sementara itu, pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar berada di posisi kedua dengan perolehan 40.971.906 (24,4%) suara dan menang di 2 dari 38 provinsi. Di urutan ketiga, pasangan Ganjar Pranowo–Mahfud MD memperoleh 27.040.878 (16,47%) suara.
Jika dibandingkan dengan capaian elektoral tersebut, tingkat kepuasan sebesar 79,9 persen dan kepercayaan 91 persen menunjukkan adanya ekspansi dukungan publik di luar pemilih awal. Hal ini menandakan bahwa kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran mulai mendapat penilaian positif dari masyarakat yang sebelumnya tidak memberikan dukungan politik.