Dalam dokumen tersebut disebutkan hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat Palestina baru dapat dilakukan setelah kondisi Gaza pulih dan reformasi Otoritas Palestina berjalan efektif. Upaya ini diharapkan membuka jalan menuju pembentukan negara Palestina.
Rencana itu juga mencakup dialog lintas agama berbasis toleransi untuk membangun kembali narasi masyarakat Israel dan Palestina terkait manfaat perdamaian jangka panjang. Amerika Serikat akan menjajaki dialog langsung antara Israel dan Palestina guna menciptakan ruang politik bagi koeksistensi damai.
Dewan Perdamaian dipimpin Donald Trump sebagai otoritas sementara. Badan ini bertugas memantau komite administrasi Palestina yang bersifat teknokratis dan menjalankan layanan publik di Gaza. Dewan juga menetapkan kerangka kerja serta mengelola pendanaan rekonstruksi hingga reformasi Otoritas Palestina selesai.
Selain menghimpun praktik terbaik dan para ahli internasional, BoP akan mengimplementasikan program pengembangan ekonomi untuk mempercepat pemulihan Gaza.[]