194,5 Hektare Sawah di Tangerang Alami Puso Akibat Banjir

January 29, 2026 - 08:00
Banjir di Kabupaten Tangerang berdampak pada 1.387 hektare lahan pertanian padi, dengan 194,5 hektare mengalami gagal panen. DPKP siapkan benih pengganti.
2 dari 2 halaman

DPKP masih melakukan pendataan lanjutan terhadap sawah yang terendam. Proses dilakukan bersama penyuluh pertanian Kementerian Pertanian dengan mempertimbangkan prakiraan iklim dari BMKG hingga pertengahan Februari 2026.  

Sebagai langkah mitigasi, Ujang menyebutkan koordinasi dilakukan dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT). Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi lahan, baik saat banjir maupun pascabanjir.  

"Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Pertanian Provinsi Banten dan Kementerian Pertanian terkait penanganan lahan pertanian yang mengalami gagal panen akibat bencana banjir," jelas Ujang.  

Banjir yang melanda wilayah Tangerang kali ini menambah beban petani yang baru saja memasuki masa tanam. Pemerintah daerah berharap bantuan benih dan pendampingan teknis dapat mempercepat pemulihan agar produksi padi tidak terganggu secara signifikan.[]  
 

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.