Wacana ekspor beras sebelumnya beberapa kali diungkapkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Salah satunya disampaikan langsung di depan presiden saat pengumuman swasembada beras 2025.
“Izin Bapak Presiden, yang penting Bulog izinnya dan serapannya, 3 bulan ke depan. Sama saja 2025, aku tidak minta lebih. Sama saja. Hampir pasti kita lakukan ekspor tahun ini,” kata Amran di Cilebar, Karawang Timur, Jawa Barat, pada Rabu 7 Januari 2026 lalu.
Kementerian Pertanian mencatat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Bulog mencapai 3,2 juta ton pada Januari 2026. Tahun ini Bulog diperintahkan menyerap 4 juta ton beras dari petani.
Pemerintah juga memperkirakan hasil panen akan meningkat karena luasan lahan tanam padi bertambah 500.000 hektare dibanding 2025.[]