Kerja Sama Fosfat Aljazair, Harga Pupuk Diharap Lebih Terjangkau

January 22, 2026 - 09:00
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dan perusahaan tambang fosfat Aljazair, yang anak usaha Grup Sonarem, Somiphos di Aljir, Aljazair, Selasa (20/1/2026).
1 dari 3 halaman

DETIKMERDEKA - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan perusahaan tambang fosfat Aljazair, Somiphos, anak usaha Grup Sonarem. Langkah ini ditempuh untuk menjamin ketersediaan bahan baku pupuk dan menekan harga di dalam negeri.

"Kerja sama fosfat dengan Aljazair ini adalah langkah konkret untuk memperkuat hulu industri pupuk nasional agar biaya produksi bisa ditekan dan harga pupuk bagi rakyat menjadi lebih murah," ujar Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dalam keterangannya, pada Rabu, 21 Januari 2026.

Kesepakatan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) di Aljir, Aljazair, pada Selasa 20 Januari 2026. MoU ditandatangani Direktur Utama Somiphos Mokhtar Lakhal dan Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, disaksikan Menteri Energi dan Pertambangan Aljazair Mohamed Arkab. Acara juga dihadiri pejabat tinggi kedua negara, termasuk Duta Besar RI untuk Aljazair serta jajaran Grup Sonarem.

Kerja sama mencakup kajian pasokan fosfat dari Aljazair untuk kebutuhan industri pupuk nasional, sekaligus penjajakan investasi bersama di bidang penambangan dan pengolahan fosfat. Fosfat merupakan bahan baku strategis dalam produksi pupuk, berperan penting meningkatkan produktivitas pertanian.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.