Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (tengah) memimpin Rapat Kerja Nasional bersama seluruh jajaran bertajuk Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026 di Jakarta, Minggu (11/1/2026).
3 dari 3 halaman
Dalam proyeksi Neraca Pangan Nasional, kebutuhan konsumsi jagung 2025 berada di angka 15,65 juta ton. Surplus tercatat 463,9 ribu ton, meningkat 23,2 persen dibandingkan surplus 2023 yang hanya 307,4 ribu ton.
Kontribusi Polri terhadap produksi jagung mencapai 3,5 juta ton atau 20 persen dari produksi nasional 2025. Arahan Presiden Prabowo menekankan Polri ikut menanam jagung sebagai bagian dari sistem pangan yang tangguh, efisien, dan berpihak pada petani.
Target penyerapan jagung 1 juta ton menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan. Setelah beras, jagung diproyeksikan menjadi komoditas strategis yang menopang ketahanan pangan nasional.[]