“Pendidikan adalah layanan dasar yang harus segera dipulihkan. Namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, kami mendorong percepatan pemulihan sarana prasarana madrasah tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kesiapsiagaan bencana,” katanya.
Ia mengapresiasi solidaritas relawan, aparat pemerintah daerah, dan masyarakat yang membantu pemulihan madrasah.
Dengan berangsur pulihnya kondisi madrasah, Kemenag Aceh berharap seluruh peserta didik segera kembali belajar secara normal. Hak anak atas pendidikan diupayakan tetap terpenuhi meski dalam kondisi darurat.
Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh sejak akhir 2025 merusak ratusan sekolah, rumah, dan fasilitas umum.[]