Ini Pidato Presiden Prabowo Didampingi Megawati dan Ketum Partai Politik Lain Terkait Situasi Terkini

August 31, 2025 - 18:13
Presiden Prabowo bersama Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri serta ketua umum parpol lain melakukan konferensi pers di Istana, Minggu (31/8/2025).
1 dari 3 halaman

DETIKMERDEKA - Presiden RI Prabowo Subianto angkat bicara soal kondisi Indonesia saat ini, pada Minggu 31 Agustus 2025 sore, di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo didampingi sejumlah ketua umum partai politik, termasuk Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.

Berikut ini pidato lengkap Presiden Prabowo yang disampaikan di Istana Merdeka, dikutip dari YouTube.

Saudara-saudara, sebangsa dan setanah air, hari ini saya didampingi Presiden Republik Indonesia ke-5, Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Rakyat Republik Indonesia, saudara Ahmad Muzani, Ketua DPR RI, saudari Puan Maharani, Ketua DPD RI saudara Sultan Najamudin, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat saudara Ibas Yudhoyono, tapi mewakili ketua umum yang sedang dalam perjalanan dari Tiongkok.

Kemudian Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) karena mewakili ketua umumnya yang sedang berada di luar kota. Saya juga didampingi Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) saudara Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) saudara Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) saudara Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai NasDem, Nasional Demokrat, saudara Surya Paloh.

Kita tadi sudah membahas perkembangan situasi negara, dan izinkan saya membacakan pernyataan.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, dalam beberapa hari ini saya Presiden Republik Indonesia terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota lain di Indonesia.

Negara menghormati dan terbuka terhadap kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi yang murni dari masyarakat. 

Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah melakukan proses pemeriksaan. Ini telah saya minta dilakukan dengan cepat, dengan transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik.

Dalam rangka menyikapi apa yang menjadi aspirasi murni dari masyarakat, saya menerima laporan dari para ketua umum partai politik, bahwa, mereka telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR masing-masing, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025, yaitu terhadap anggota DPR masing-masing yang telah mungkin menyampaikan pernyataan-pernyataan yang keliru.

Kemudian para pimpinan DPR menyampaikan akan dilakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri. 

Langkah tegas tadi, yang dilakukan ketua umum partai politik adalah mereka masing-masing dicabut dari keanggotaannya di DPR RI.

© 2026 Detik Merdeka | All rights reserved.