Presiden Amerika Serikat Donald Trump
1 dari 3 halaman
DETIKMERDEKA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh Presiden ke-44 AS, Barack Obama, melakukan pengkhianatan.
Trump menuding Obama memimpin upaya mengaitkan dirinya secara keliru dengan Rusia dan merusak kampanyenya pada Pilpres 2016.
Tuduhan itu disampaikan tanpa bukti, seperti dilaporkan Reuters.
Trump menyampaikan tuduhan tersebut di Ruang Oval Gedung Putih, Selasa, 22 Juli 2025. Ia merespons pernyataan Direktur Intelijen AS Tulsi Gabbard pada Jumat, 18 Juli 2025.
Gabbard saat itu mengancam akan membawa para pejabat era Obama ke Departemen Kehakiman. Ia menilai para pejabat itu bersalah dalam kasus intervensi Rusia pada Pilpres 2016.