Forum Alumni dan Wali Santri Gontor Mendukung Prabowo Gibran Dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024
Anies Baswedan pernah menceritakan, ada yang bertanya “mengapa Pak Prabowo mau mendukung Anies Baswedan yang pernah berseberangan, bahkan menjelek-jelekkan Prabowo.” Pak Prabowo menjawab. “itu bukan salah Anies, tapi itu salah saya, mungkin saya yang lupa menyapa Anies.
Begitulah karakter ksatria seorang Prabowo, Prabowo bukan pendendam. Pak Prabowo itu 30 tahun lebih mengurusi, membiayai pembinaan olahraga pencak silat, namun beliau bukan pesilat lidah.
*Kedelapan*, Pak Prabowo sudah sangat amat terbukti tidak membeda-bedakan orang Indonesia, apa pun latar belakangnya. Hampir semua organisasi pernah dibantu oleh Prabowo dengan uang pribadinya.
Pak Prabowo mengatakan, jika saya diberikan amanah, saya akan menjadi Presiden untuk orang-orang tidak memilih saya, saya akan jadi Presiden untuk orang-orang yang tidak percaya dengan saya. Saya akan menjadi Presiden untuk seluruh rakyat Indonesia. Pak Prabowo adalah Presiden untuk semua suku, agama, ras dan golongan.
Sebagai penutup, kami tegaskan bahwa dukungan ini tidak mewakili Gontor secara kelembagaan.
Kemudian, kami juga mengusulkan agar anggota Badan Wakaf Pondok Modern Gontor tidak diisi oleh orang yang aktif di Partai Politik, karena banyak sekali tokoh masyarakat dari Alumnus Gontor yang independen.
Demikianlah pernyataan sikap ini kami sampaikan. Kita tidak boleh saling mengkualatkan, mengkafirkan, apalagi memutus tali persaudaraan. Kita harus tetap bersaudara, apa pun pilihan politik kita, sebab sesungguhnya kita adalah keluarga besar bangsa Indonesia.
Terima kasih dan hormat kami, Forum Alumni dan Wali Santri Gontor.
Jakarta, 6 Februari 2024. Hariqo Wibawa Satria, M.HI, Alumnus PM Gontor 1999.