"Dinamika elektabilitas pasangan Capres dan Cawapres masih bergerak dinamis sehingga Pilpres satu atau dua putaran masih belum bisa diketahui," kata Azka Abdi Amrurobbi, di Jakarta, pada Jumat 26 Januari 2022.
Tak hanya itu, Azka juga menjelaskan elektabilitas 27,6 persen disematkan ke Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud sebesar 16,9 persen dan tidak tahu 9,8 persen.
"Swing voters (yang dapat berubah pilihan) sebesar 19,6 persen. Suara ini dan undecided voters sangat menentukan arah pilpres kedepan," jelasnya.
Selain itu, peta elektabilitas partai politik bergerak dinamis. Beberapa partai punya kans masuk parlemen Gerinda 27,2 persen, PDIP 15,7 persen, Nasdem 9,8 persen, Golkar 8,6 persen, PKS 8,3 persen dan PKB 7,3 persen.
Azka juga memaparkan hasil debat Capres dan Cawapres cukup berpengaruh menentukan landasan memilih.