BNPP Upayakan Penyelesaian Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Sambas Untuk Dongkrak Potensi Ekonomi dan Pariwisata
"Untuk pembangunan PLBN, sepulang dari sini kita akan segera membentuk Kelompok Kerja (Pokja), merancang konsep Inpres sebagai format yuridisnya. Semoga Tahun 2025, Insyaallah bisa direalisasikan pembangunannya," jelas Makhruzi didampingi Kelompok Ahli BNPP, Hamidin dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar.
Makhruzi mengutarakan, dengan dukungan pembangunan PLBN Temajuk, peningkatan ruas jalan paralel di Desa Temajuk yang menghubungkan Malaysia, dan pembangunan pelabuhan daratan (dryport) ekspor-impor Aruk, akan membawa pengaruh positif pada pengembangan ekonomi dan pariwisata sehingga membawa mendongkrak pendapatan masyarakat perbatasan.
"Potensi Kabupaten Sambas, sudah sangat banyak mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan dan pariwisata bisa dimanfaatkan sehingga membawa pengaruh pada peningkatan kesejahteraan warga," tambahnya.
Berdasarkan data Bappeda Kabupaten Sambas, total perdagangan lintas batas terus bergerak naik setiap tahun. Pada tahun 2022 perdagangan lintas batas membukukan nilai transaksi Rp16.824.322.200 dan terus bergerak naik pada tahun 2023 mencapai Rp21.290.914.999.
Sedangkan, potensi perikanan Kabupaten Sambas pada komoditas perikanan laut tercatat mampu produksi 21.436,26 ton, perairan umum 400,40 ton dengan jumlah nelayan 11.000 orang.