Rully Chairul Azwar : Masalah Royalti Pencipta Lagu Harus Ikuti Aturan Bila Tidak Relevan Perbaiki dan Evaluasi
Bila di anggap masih banyak kekurangan lakukan perubahan lewat saluran yang ada yaitu Komisi yang membidangi urusan seni di DPR . Usulkan dan buatlah penyesuaian dengan aturan baru yang sama sama diinginkan .
“Kalo perlu seluruh asosiasi yang menaungi para pencipta lagu adakan konvensi untuk duduk bersama dan ambil ketetapan yang dapat mewakili berbagai masalah pencipta lagu untuk kepentingan bersama. Buatlah statement pernyataan tegas kami tidak lagi dapat ikuti pola lama. Ada pola baru yang lebih jelas dan lebih transparan,” papar Rully.
Tidak boleh ada satu asosiasipun yang bertindak sendiri sendiri apalagi mengkolek tanpa melewati aturan yang ada. Itu liar dan bisa jadi meresahkan masyarakat, bahkan bisa menimbulkan efek dan citra buruk antara pencipta dan pembawa lagu tersebut.
Menurut Rully, bila masing masing bermain pada aturan sendiri tanpa landasan hukum yang jelas, ini tentu akan membuat kisruh. Apalagi sekarang dijaman informasi digital yang penuh dengan keterbukaan. Bila tiap masalah head to head di bahas diruang publik (medsos), maka kemungkinan yang terjadi malah akan muncul persoalan baru dan kekisruhan.

Sebaiknya ikuti aturan agar semua bisa menyelesaikan permasalahan dengan landasan hukum yang jelas. Bila aturan dianggap tidak lagi kompetibel ya lakukan perbaikan yang sesuai dengan relevansi dan bila perlu dijaman serba digital dan modern. sistem pun harus dibuat untuk menyesuaikan perkembangan jaman agar lebih efektif.
“Memang sudah saatnya semua perlu ditinjau ulang dan di evaluasi agar persoalan ini cepat terselesaikan dan tidak lagi muncul kekisruhan atau masalah yang berkelanjutan,” ujar Rully yang memiliki hobi melukis juga hobi bermusik dan mencipta lagu.
Tahun 2008 Rully, pernah menelurkan album CD non komersil bertema “Hai Pemimpin” bekerja sama dengan beberapa musisi dan penyanyi Indonesia seperti Nicky Astria, Yanni Libels, KSP, Emil S.Praja, dan lain-lainnya dikemas dalam RCA Project.