Beberapa kandungan di dalam ketumbar diantaranya adalah Antioksidan, Vitamin C, Vitamin K, Protein, Kalsium, Fosfor, Potasium dan Tiamin.
Salah satu kandungan biji ketumbar adalah senyawa Flavonoid yang memiliki efek menguntungkan sebagai antihipertensi dan deuretik (Momin, 2012).
Ketumbar memiliki manfaat yang tak kalah penting bagi kehidupan manusia. Sebagai obat dalam dapat diracik menjadi minuman berkhasiat yang dapat di konsumsi setiap hari, sedangkan sebagai obat luar dapat digunakan untuk menyembuhkan sakit kepala, dengan cara di oles kebagian yang sakit (Faradiba, 2021).
Beberapa manfaat dari ketumbar yang sudah banyak diketahui diantaranya, mampu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan kekebalan tubuh, untuk kesehatan4 jantung, melindungi kesehatan otak, meningkatkan kesehatan pencernaan dan usus, melawan infeksi dan bermanfaat juga untuk kesehatan kulit dan rambut. Untuk wanita khasiat ketumbar ternyata sangat beragam, diantaranya adalah memperlancar siklus menstruasi dan mengatasi masalah kesuburan, seperti PCOS (polysistic ovarian syndrome), mencegah anemia, mencegah penuaan dini pada kulit, membuat rambut lebih bercahaya dan lembut, mencegah dan memperlambat kanker payudara, meredakan kecemasan dan menurunkan kolesterol serta menurunkan gula darah (Faradiba, 2021).
Untuk mengonsumsi ketumbar, bisa menggunakannya dengan dua macam cara. Cara pertama dengan memasukkan ketumbar ke dalam makanan. Cara kedua adalah membuat teh ketumbar. Dengan semakin banyaknya orang yang beralih ke tanaman herbal maka ketumbar imenjadi salah satu pilihan untuk kondisi tertentu dan pastinya dengan takaran yang sesuai.
Banyak referensi yang mengangkat cara penggunaan ketumbar ini sebagai salah satu tanaman obat. Dikutip dari DTPH, 23 agustus 2022,