Negosiasi resmi antara kedua negara dijadwalkan berlanjut pada Jumat di Muscat, Oman, setelah sebelumnya muncul perbedaan pandangan mengenai lokasi dan agenda pembicaraan. Pemerintah Iran melalui Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan kesiapan untuk berdialog, namun menolak perundingan yang disertai ancaman militer. Teheran menekankan bahwa pembicaraan harus berlangsung secara adil tanpa tekanan sepihak.
Di tengah proses diplomasi tersebut, ketegangan militer masih terjadi. Dalam beberapa hari terakhir, militer AS dilaporkan menembak jatuh sebuah drone Iran yang mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln. Insiden itu menandakan bahwa meskipun jalur perundingan tetap terbuka, situasi keamanan di kawasan Teluk Persia masih berisiko memicu eskalasi.